HAKEKAT KEHIDUPAN

“Renungan Hakekat Kehidupan”

Sekedar Sharing

“sebelumnya mohon maaf yang sebesar-besarnya, sharing tulisan ini tidak ada maksud untuk  mendiskriditkan seseorang, atau buat orang2 tertentu saja, akan tetapi suatu kiriman dari seorang teman, yang saya pikir sangat perlu buat introspeksi diri saya pribadi atau bagi  teman2 sekalian yang merasa perlu untuk merefleksikan diri” Semoga Bermanfaat.

 

Kawan, sadarkah kita bahwa hidup kita di dunia ini tidaklah lama. Sadarkah kita bahwa apa yang kita kejar selama ini tidak akan pernah menemani kita di liang lahat. Sadarkah kita bahwa semua kesenangan kita di dunia tidak akan selamanya kita nikmati. Sadarkah bahwa dari hari kehari diri kita semakin menua dan semakin renta…..? Sadarkah kita bahwa kita selalu dikejutkan oleh kejadian-kejadian yang menimpa diri kita……., teman kita yang dulu masih bersama-sama bermain-main dengan kita, sekarang ia sudah bermain-main dengan anak-anak mereka……kita sering kali terlena oleh kehidupan dunia ini, kita seringkali melupakan jati diri kita, kita seringkali lupa bahwa kita tidak selamanya kekal di dunia ini.

Kawan, mengapa kita seingkali terlena dengan aktivitas kita dalam mengejar harta, jabatan, kedudukan dan mengabaikan nurani kita sebagai seorang manusia? Kita seringkali menginjak-injak orang lain, kita seingkali menghina orang yang tidak seberuntung kita….. Tidak sadarkah kita bahwa ada kemungkinan orang yang kita injak-injak, orang yang seringkali kita hina, mereka itu lebih mulia dibandingkan dengan kita….Tidak sadarkah kita bahwa diri kita mungkin berlumuran dengan dosa? Mengapa kita seringkali lebih fokus dalam mencari-cari kesalahan orang lain? Mengapa kita seringkali menggunjing orang lain? Mengapa kita lebih sering mencaci orang lain? Mengapa kita seringkali membuka aib orang lian di hadapan teman-teman kita? Tidak sadarkah bahwa mereka itu sejatinya adalah saudara-saudara kita juga……… Tidak sadarkah bahwa kita sejatinya makhluk yang beragama…. Tidak sadarkah kita bahwa diri kita seringkali berkhotbah tentang moral dihadapan banyak orang……..Kemanakah naluri kita sebagai seorang manusia? Pernahkah kita membayangkan jikalau itu semua menimpa kita, saudara kita atau kerabat kita….. Pernahkah kita mencoba berfikir bijak, bahwa semua itu merupakan hikmah yang perlu kita pelajarai untuk makin menjadikan diri kita sebagai seorang insan sejati.

Kawan, mengapa kita seringkali menjilat orang lain untuk kepentingan diri kita? Mengapa kita seringkali menyalahkan orang lain utuk menyelamatkan kepentingan kita? Mengapa kita seringkali mencari-cari kelemahan orang lain untuk menjatuhkan mereka? Tidak sadarkah bahwa diri kita mungkin lebih banyak kekurangannya dibanding dengan orang yang tiap hari kita cari-cari kesalahannya. Tidak sadarkah bahwa menjilat itu merupakan perbuatan yang nista. Tidak sadarkah diri kita bahwa perbuatan itu sejatinya tidak ada bedanya dengan menjilat kotoran kita sendiri…..Sadarlah bahwa hidup itu hanya sementara….

Kawan, mengapalah kita berpamer ria untuk memamerkan kekayaan kita, memamerkan ketampanan dan kecantikan kita? Mengapalah kita saling bersaing dengan tidak sehat hanya untuk mengejar kebahagiaan semu? Mengapalah kita seringkali cemburu apabila orang lain mendapat kesenangan? Mengapalah kita sering kali berpanas hati jika kebahagiaan hinggap di tetangga kita? Mengapalah kita seringkali bersorak-sorak jika orang lain mendapat malapetaka? Mengapalah kita tidak pernah bersyukur dengan karunia yang telah diberikan oleh NYA kepada kita? Tidak sadarkah bahwa itu semua adalah perbuatan yang sia-sia……..apakah kita tidak sadar bahwa hal itu akan berakibat buruk bagi diri kita… Tidakkah kita sadar bahwa mereka itu juga saudara-saudara kita. Tidakkah kita sadar bahwa mereka itu sejatinya adalah diri kita sendiri…..Dimanakah nurani kita simpan sejatinya……..Kemanakah kita gadaikan rasa kemanusiaan kita sebagai umat yang bersahaja…..

Kawan, tidakkah lebih baik jika hari-hari kita…….kita isi dengan perbuatan yang baik. Tidakkah lebih mulia jika hidup kita bermanfaat bagi orang lain. Tidakkah lebih bahagia jika keberadaan kita dapat memancarkan kebahagiaan bagi orang lain.

Kawan, hidup di dunia ini hanya sejenak……..di depan sana masih banyak hal yang mesti kita perbuat untuk bekal kita nantinya……..Kerendahan hati menuntun pada kekuatan bukan kelemahan. Mengakui kesalahan dan melakukan perbuatan atas kesalahan adalah bentuk tertinggi dari penghormatan pada diri sendiri……Jadikan diri kita bermanfaat bagi diri, keluarga dan orang lain……

Maafkan segala khilaf ini sahabat, baik yang disengaja maupun yang nggak disengaja.

Sumber : https://murtaqicomunity.wordpress.com/

Iklan

Professor Termuda di AS Berasal dari Indonesia

prof TansuNelson Tansu meraih gelar Profesor di bidang Electrical Engineering di Amerika sebelum berusia 30 tahun. Karena last name-nya mirip nama Jepang, banyak petinggi Jepang yang mengajaknya “pulang ke Jepang” untuk membangun Jepang. Tapi Prof. Tansu mengatakan kalau dia adalah pemegang paspor hijau berlogo Garuda Pancasila. Namun demikian, ia belum mau pulang ke Indonesia. Kenapa?

Nelson Tansu lahir di Medan , 20 October 1977. Lulusan terbaik dari SMA Sutomo 1 Medan. Pernah menjadi finalis team Indonesia di Olimpiade Fisika. Meraih gelar Sarjana dari Wisconsin University pada bidang Applied Mathematics, Electrical Engineering and Physics (AMEP) yang ditempuhnya hanya dalam 2 tahun 9 bulan, dan dengan predikat Summa Cum Laude. Kemudian meraih gelar Master pada bidang yang sama, dan meraih gelar Doktor (Ph.D) di bidang Electrical Engineering pada usia 26 tahun. Ia mengaku orang tuanya hanya membiayai-nya hingga sarjana saja. Selebihnya, ia dapat dari beasiswa hingga meraih gelar Doktorat. Dia juga merupakan orang Indonesia pertama yang menjadi Profesor di Lehigh University tempatnya bekerja sekarang.

Thesis Doktorat-nya mendapat award sebagai “The 2003 Harold A. Peterson Best ECE Research Paper Award” mengalahkan 300 thesis Doktorat lainnya. Secara total, ia sudah menerima 11 scientific award di tingkat internasional, sudah mempublikasikan lebih 80 karya di berbagai journal internasional dan saat ini adalah visiting professor di 18 perguruan tinggi dan institusi riset. Ia juga aktif diundang sebagai pembicara di berbagai even internasional di Amerika, Kanada, Eropa dan Asia .

Karena namanya mirip dengan bekas Perdana Menteri Turki, Tansu Ciller, dan juga mirip nama Jepang, Tansu, maka pihak Turki dan Jepang banyak yang mencoba membajaknya untuk “pulang”. Tapi dia selalu menjelaskan kalau dia adalah orang Indonesia . Hingga kini ia tetap memegang paspor hijau berlogo Garuda Pancasila dan tidak menjadi warga negara Amerika Serikat. Ia cinta Indonesia katanya. Tetapi, melihat atmosfir riset yang sangat mendukung di Amerika , ia menyatakan belum mau pulang dan bekerja di Indonesia . Bukan apa-apa, harus kita akui bahwa Indonesia terlalu kecil untuk ilmuwan sekaliber Prof. Nelson Tansu.

Ia juga menyatakan bahwa di Amerika, ilmuwan dan dosen adalah profesi yang sangat dihormati di masyarakat. Ia tidak melihat hal demikian di Indonesia . Ia menyatatakan bahwa penghargaan bagi ilmuwan dan dosen di Indonesia adalah rendah. Lihat saja penghasilan yang didapat dari kampus. Tidak cukup untuk membiayai keluarga si peneliti/dosen. Akibatnya, seorang dosen harus mengambil pekerjaan lain, sebagai konsultan di sektor swasta, mengajar di banyak perguruan tinggi, dan sebagianya. Dengan demikian, seorang dosen tidak punya waktu lagi untuk melakkukan riset dan membuat publikasi ilmiah. Bagaimana perguruan tinggi Indonesia bisa dikenal di luar negeri jika tidak pernah menghasilkan publikasi ilmiah secara internasional?

Prof. Tansu juga menjelaskan kalau di US atau Singapore , gaji seorang profesor adalah 18-30 kali lipat lebih dari gaji professor di Indonesia . Sementara, biaya hidup di Indonesia cuma lebih murah 3 kali saja. Maka itu, ia mengatakan adalah sangat wajar jika seorang profesor lebih memilih untuk tidak bekerja di Indonesia . Panggilan seorang profesor atau dosen adalah untuk meneliti dan membuat publikasi ilmiah, tapi bagaimana mungkin bisa ia lakukan jika ia sendiri sibuk “cari makan”.

RESUME TALK SHOW MARIO TEGUH

Diposting oleh : Drs. Matrisoni

Jangan Takut Digigit Gajah

Sahabat Indonesia yang Super , dan yang sedang mengupayakan kebaikan bagi sesama. Pada hari yang baik ini, ijinkan kami untuk kembali menyampaikan point-point super dari acara Mario Teguh Golden Ways MetroTV edisi 30 Agustus 2009. Tema yang dibawakan kali ini adalah ‘Jangan Takut Digigit Gajah’. Semoga di bulan yang penuh berkah ini kualitas pribadi kita bisa menjadi lebih baik lagi, dan menjadi jalan kebaikan bagi sesama. Berikut adalah resume yang bisa kami catat: selengkapnya

Sejarah Adzan Sholat

foto siswa-1

ASAL-USUL KUMANDANG ADZAN

(Riwayat : Anas r.a; Abu Dawud; Al Bukhari)

Seiring dengan berlalunya waktu, para pemeluk agama Islam yang semula sedikit, bukannya semakin surut jumlahnya. Betapa hebatnya perjuangan yang harus dihadapi untuk menegakkan syiar agama ini tidak membuatnya musnah. Kebenaran memang tidak dapat dmusnahkan. selengkapnya…..

PRIBADI SUKSES

MENJADI PRIBADI SUKSES MULIA

Ketika ditanyakan tujuan hidupnya, hampir setiap orang dari golongan manapun, agama apapun, bangsa manapun, selalu menginginkan kesuksesan dalam hidupnya. Sukses sudah menjadi tujuan banyak manusia, apapun paradigma sukses itu baginya. Namun apakah sukses itu dapat menjamin kemuliaan hidup seseorang ? Jawabannya, belum tentu. Kalau itu yang dimaksudkan kemuliaan hidup di dunia, mungkin bisa. Karena kemuliaan hidup di dunia bisa didapatkan dengan kekayaan harta. Namun kalau itu kemuliaan hidup dunia dan akherat, belum tentu. Karena kemuliaan hidup di akhirat hanya dapat diperoleh dengan ketakwaan kepada Allah swt.

Banyak diantara kita yang masih mempersepsikan arti kesuksesan hidup. Pandangan umum sebagian besar orang dalam mengukur kesuksesan hidup hanyalah dari segi materi, seperti memiliki kekayaan pribadi, memiliki jabatan yang tinggi, memiliki popularitas dan lain sebagainya. Mereka masih belum melihat pada sisi kemuliaannya. Padahal, materi baru dapat dijadikan tolak ukur sukses dunia saja, tetapi tidak dapat dijadikan tolak ukur seseorang itu meraih kemuliaan hidupnya. Materi tidak menjamin seseorang meraih kemuliaan, kalau dirinya tidak memahami keutamaan dari materi tersebut dengan benar.

Kalau demikian memiliki cita-cita menjadi sukses saja belumlah cukup, karena belum dapat menjamin kemuliaan hidup di akherat. Untuk dapat menjamin kesuksesan di dunia dan akherat diperlukan sukses dan mulia. Ya, sukses mulia, siapa yang tidak ingin meraih sukses mulia ? Inilah cita-cita tertinggi banyak manusia. Mungkin cita-cita Anda dan termasuk saya masih terus belajar dan berusaha untuk dapat mencapai sukses mulia ini. Pertanyaannya, bagaimana agar kita dapat mencapai pribadi yang sukses dan mulia ?

Untuk mencapai kesana, kita perlu memahami bagaimana ciri-ciri pribadi Sukses mulia itu. Beberapa yang dapat saya  rangkum mengenai ciri-ciri pribadi sukss mulia yang diambil dari berbagai sumber sebagai berikut:

1. Pandai Membina Hubungan

Tidak ada orang yang sukses tanpa mendapatkan dukungan dari orang lain. Karena itu orang-orang yang sukses dan mulia, bukan hanya pandai dalam membina hubungan dengan orang lain, melainkan pandai meraih dukungan dari orang lain. Mereka adalah pribadi yang senang menyambung tali persaudaraan dalam setiap kondisi, menebarkan salam, memerhatikan urusan orang lain, memiliki sikap empati pada orang yang membutuhkan dan berusaha mengamalkan kebajikan. Mereka pandai dalam membina hubungan dengan hati. Bagaimana membina relationship dengan hati ? Dalam buku yang saya baca “Heart Revolution” yang diterbitkan Elex Media Komputindo, salah satunya membahas dengan detail kiat-kiat Sukses membina relationship dengan hati. Mereka yang pandai membina hubungan dengan hati, setiap kehadiran dirinya menjadikan kenyamanan bagi orang lain, karena senantiasa menebarkan kebajikan bagi sesama. Hasilnya banyak orang yang senang dan mendukungnya. Inilah yang dapat mengantarkan dirinya meraih Sukses dalam karier dan kehidupan bisnisnya.

2. Senang Menuntut Ilmu

Salah satu ciri pribadi Sukses Mulia adalah senang menuntut ilmu dan mengamalkan ilmunya untuk kebaikan bagi orang lain. Ia meyakini memiliki ilmu pengetahuan dapat mengantarkan dirinya meraih sukses dan kemuliaan hidup. Hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Allah dalam kitab suci-Nya, ”Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.” Menuntut ilmu dapat dilakukan dengan belajar secara formal, belajar kepada orang lain atau belajar dengan banyak membaca serta mengupdate pengetahuan dari berbagai sumber secara kontinu.

3. Beriman kepada Allah SWT

Ciri lain yang sangat mononjol pada pribadi orang yang sukses dan mulia adalah memiliki keyakinan keimanan kepada Allah SWT. Mereka senantiasa menghadirkan Allah Tuhan Yang Maha Kuasa dalam setiap aktivitas kehidupannya. Tidak pernah meninggalkan perintah-perintahnya dan dalam karier, Bisnis dan kehidupannya tidak melanggar syariat yang ditetapkanm oleh Allah. Mereka senang mengerjakan amal saleh dan saling menasihati dalam kebenaran dengan kesabaran.

4. Berakhlak Yang Baik

Pribadi Sukses mulia memiliki akhlak dan perilaku yang baik. Mereka dapat menjadi teladan dalam kebajikan dan Akhlak mulia. Akhlak itu tempatnya ada di dalam hati. Ia adalah “pusat komando” perilaku manusia atau penentu baik-buruk perilaku seseorang. Kalau hatinya bersih, maka akhlaknya dijamin baik. Dengan demikian kejernihan hati adalah fondasi penting bagi akhlak yang baik. Mereka yang berakhlak baik, memiliki sifat pemaaf, suka mengajak kepada kebenaran, penuh kasih sayang, suka berlindung hanya kepada Allah SWT.

5. Berpikir dan Bersikap Positif

Berpikir, bersikap dan bertindak positif adalah salah satu ciri pribadi yang sukses mulia. Dalam menyikapi banyak hal dalam kehidupan yang datang kepadanya selalu mengarahkan hati dan pikirannya pada sisi positif. Menghindari prasangka negative, baik dari dalam hati  maupun dalam ucapan dan tindakan. Memandang positif setiap kejadian yang datang. Tindakannya selalu mengandung kebajikan, membuat orang lain senang, atau tidak menyakiti hati orang lain. Pembicaraannya selalu baik, kata-katanya santun, lemah-lembut, yang dilandasi kejujuran dan kebenaran.”.
6. Sikap Rendah hati

Pribadi Sukses mulia adalah pribadi yang rendah hati atau tawadhu’. Memiliki perasaan lemah dan kecil di hadapan Allah Yang Maha Besar. Menyadari bahwa dirinya adalah “hamba” atau abdi Allah semata. Sifat ini akan membuat seseorang tidak berlaku sombong, tidak memandang dirinya paling benar, tidak berlaku arogan dan mampu mengendalikan ego dalam dirinya. Apapun posisinya saat ini, kekuasaan yang dimilikinya, harta kekayaan yang dimilikinya, jabatan tinggi yang dipegangnya, menyadari semuanya datangnya dari Allah swt. Maka ia hanya menggunakannya untuk kepentingan mengabdi kepada Allah semata. Ia tunduk kepada kebenaran dan mengikutinya, walaupun kebenaran itu datang dari orang kecil sekalipun.

7. Kuat dan tahan banting

Pribadi Sukses mulia adalah pribadi yang memiliki sifat kuat dan tahan banting. Artinya memiliki ketahanan fisik dan mental yang tinggi, memiliki kesehatan jasmani dan rohani yang kuat. Ketika menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan, tidak mudah putus asa dan tidak suka mengeluh. Tidak pernah berputus asa atas segala cobaan dari  Allah. Berani menghadapi  tantangan perubahan dalam kehidupan. Kuat juga bisa dimaknai unggul dan berkualitas.
8. Mengendalikan Emosi

Emosi adalah inti rahasia kebijaksanaan, demikian salah satu tulisan yang saya baca dalam buku yang berjudul “Heart Revolution”. Dalam salah satu bab buku tersebut membahas bagaimana dapat mengendalikan emosi dan mampu mengubahnya menjadi energi positif bagi kesuksesan pribadi. Salah satu cirri pribadi Sukses mulia adalah pandai mengendalikan emosi. Emosi sesungguhnya sangat dekat dengan  nafsu dan ego pribadi. Kalau hal itu diperturutkan dalam membawa malapetaka. Orang sedang emosi sebenarnya sedang dikuasai hawa nafsu dan ego pribadinya. Hal ini menutup hati dan pikirannya menjadi tidak jernih dan tidak bersih. Akibatnya akalnya menjadi tidak berfungsi normal. Ada pepatah bijak yang mengatakan bahwa, “orang yang gagah perkasa bukanlah kuat bergulat, tetapi orang yang gagah perkasa adalah yang dapat mengendalikan nafsunya (dirinya) ketika sedang dilanda emosi amarah.”

9. Bertumbuh Lebih Baik Setiap Hari

Senang mengembangkan kualitas dirinya untuk terus bertumbuh lebih baik setiap hari. Mereka mengikuti yang disabdakan oleh Nabi dengan selalu berusaha agar hari ini lebih baik dari hari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini, agar dapat menjadi manusia yang beruntung. Inilah prinsip hidupnya baik dalam kehidupan sosial, spiritual maupun kehidupan profesionalnya, selalu berusaha meriah prestasi lebih baik setiap harinya.
10. Pandai bersyukur dan “Qana’ah”

Pandai bersyukur atas segala rahmat dna kenikmatan yang diterimanya dari Allah adalah ciri pribadi Sukses mulia. Merasa serba berkecukupan atau “Qana’ah” dengan rezeki dan karunia yang diberikan oleh Allah SWT. Sikap demikian membuatnya tenang, damai di hati dan senantiasa pandai mensyukuri pemberian-Nya. Sikap demikian tiak berarti melemahkan semangat dan motivasi untuk berprestasi lebih tinggi. Namun dapat menerima setiap hasil yang diperoleh dalam setiap tahapan proses dengan penuh rasa syukur, dengan terus berikhtiar untuk mengembangkan kualitas diri lebih tinggi.

Demikian tulisan singkat ini disampaikan, semoga dapat bermanfaat bagi diri pribadi saya sendiri, bagi keluarga serta bermanfaat bagi setiap pribadi yang menginginkan hidup lebih berkualitas. Semoga kita semua dapat menjadi Pribadi Muslim yang Sukses Mulia sesuai dengan apa yang telah dicita-citakan. Amin.

Tulisan ini terinspirasi dari buku yang berjudul : “Heart Revolution” karangan :Eko Jalu Santoso, Ir

SEMOGA BERMANFAAT.

Drs. Matrisoni –

SMA DWIWARNA BOARDING SCHOOL

Salam Motivasi Sukses Dan Mulia..

HIKMAH BAGI YANG BERPIKIR

BURUNG

Jika kita perhatikan alam ciptaan Illahi ini, berbagai-bagai pengajaran dapat diteladani dari kejadian alam. Antara makhluk ciptaan Allah yang kita dapat perhatikan adalah burung.

Burung jika diperhatikan dari kawasan yang bermusim dingin akan senantiasa berhijrah ke kawasan yang lebih panas. Memang sudah menjadi lumrah alam penghijrahan tersebut dilakukan secara berkumpulan. Dan dalam setiap perkumpulan tersebut pasti ada seorang ketua yang sentiasa berada di hadapan. Selain memiliki ketua, sekumpulan burung ini turut berhijrah mengikuti formasi tertentu yaitu formasi berbentuk V. Secara saintifiknya formasi ini menghasilkan satu bentuk aero-dinamik yang membahagikan rintangan angin kepada setiap ahli burung yang sekaligus memudahkan penghijrahan jika dibandingkan dengan penghijrahan berseorangan. Maka untuk membentuk formasi tersebut amatlah penting akan wujudnya komponen perpaduan dan kerjasama di kalangan burung tersebut. Subhanallah, bertapa tingginya hikmah penciptaan burung itu. selengkapnya…

Software dan E-Book Islami Gratis

Silahkan didownload

1. Software Al-Quran dengan terjemahan Indonesia

2. Software Al-Quran dengan terjemahan versi English

3.Tafsir Al-Azhar Buya Hamka

4. 100 Tokoh Paling Berpengaruh Di Dunia

5. Buku La-Tahzan ( Jangan Bersedih )

6. Sejarah Hidup Nabi Muhammad. SAW

7. Sejarah hidup Abu Bakar As-Shidiq RA

8. Sejarah hidup Umar bin Khattab RA

9. Sejarah hidup Ustman Bin Affan RA

10. Sejarah hidup Ali bin Abi Thalib RA

11. Understanding Islam

12. Islam Dilecehkan

13. Hakekat Sholat

14. Kumpulan Hadist Qudsi

15. 1001 Kisah Teladan

16. Perjalanan Menuju Hati

17. Kumpulan Permasalahan Rumah Tangga

18. Agar Suami Disayang Istri

MENGENANG BUYA HAMKA

E-book-Prof-Dr.-Hamka-Jalan-Istiqomah-sang-legendaE-BOOK “Jalan Istiqomah Sang Legenda Buya Hamka”

Category: Books
Genre: Biographies & Memoirs
Author: Badrut Tamam Gaffas

Resensi Buku Karya Buya Hamka

BUYA HAMKA adalah potret ulama kharismatik, politisi sejati dan pujangga terkemuka yang memilih berkiprah dalam perjuangan pembentukan karakter ummat dan bangsa.

Buya Hamka bukan sosok ulama istana, beliau adalah ulama pejuang yang berhasil menjadi peletak dasar kebangkitan komunitas islam modern atau kaum gedongan di Ibukota lewat icon al azhar yang pada akhirnya berhasil pula melebarkan sayap sebagai lembaga pendidikan modernis dan agamis.

Sebagai politisi buya hamka patut menjadi teladan, Pandangan dan keyakinannya senantiasa lurus – lurus saja memperjuangkan aspirasi ummat, beliau bersama tokoh-tokoh Masyumi lainnya adalah para pejuang Islam yang gigih dalam mengajukan konsep-konsep Islam, secara ilmiah dan argumentatif. Tetapi, juga konsisten dalam memegang teguh aturan main secara konstitusional. Ketika perjuangan melalui jalur partai politik terganjal, buya hamka dan para tokoh Masyumi memilih hijrah dengan menempuh jalur dakwah di masyarakat, masjid, pesantren, dan perguruan tinggi. Karena sesungguhnya dakwah adalah laksana air yang mengalir, tidak boleh berhenti, dan tidak bisa dibendung.

Sikap Istiqomah menjadi garda terdepan walau harus menghadapi tangan – tangan besi kekuasaan yang terbukti berhasil menjebloskannya ke penjara.

Penjara badaniah tak sekalipun kuasa memenjarakan kebesaran jiwa seorang hamka yang tetap merdeka, sejarah pula yang akhirnya mencatat bahwa dari dalam penjara lahir karya terbesar buya hamka yang membuatnya dikenal hingga ke mancanegara, Tafsir Al Azhar adalah satu – satunya Tafsir Al Qur’an yang ditulis oleh ulama melayu dengan gaya bahasa yang khas dan mudah dicerna.

Bukan Sekedar itu karya sastra buah penanya tak kalah hebatnya, beberapa novelnya seperti Dibawah Lindungan Ka’bah, Tenggelamnya Kapal Van Der Wickj , Merantau ke Deli dan banyak karya – karya beliau ternyata tidak hanya dipublikasikan oleh penerbit nasional sekelas Balai Pustaka dan Pustaka Bulan Bintang melainkan juga diterbitkan di beberapa negara asia tenggara bahkan di release juga diberbagai situs, blog dan media informasi lainnya.

Pendek kata karya besar buya hamka saat ini telah mendunia meski ironisnya di negeri sendiri sudah jarang generasi muda yang mengenal sosoknya yang fenomenal.

Sikap Istiqomah yang dicontohkan buya hamka bisa menjadi inspirasi bagi kita, beliau bukan alumni perguruan tinggi manapun namun banyak sekali kalangan yang menuliskan di depan namanya gelar atau title Prof Dr, siapa yang bakal menyangka jika seorang yang pada awalnya belajar secara otodidak belakangan justru banyak di berikan gelar doctor honoris causa oleh banyak universitas terkemuka.

Karya – karya buya hamka terutama di bidang sastra memang telah melambungkan nama bangsa, mengharumkan nusantara hingga ke manca negara.

Simaklah petikan puisi yang dituliskannya secara khusus untuk Pak Natsir, Puisi yang ditulis Buya Hamka pada tanggal 13 November 1957 setelah mendengar uraian Pidato Natsir yang dengan tegas menawarkan kepada Sidang Konstituante agar menjadikan Islam sebagai dasar negara RI.

Kepada Saudaraku M. Natsir
Meskipun bersilang keris di leher
Berkilat pedang di hadapan matamu
Namun yang benar kau sebut juga benar
Cita Muhammad biarlah lahir
Bongkar apinya sampai bertemu
Hidangkan di atas persada nusa
Jibril berdiri sebelah kananmu
Mikail berdiri sebelah kiri
Lindungan Ilahi memberimu tenaga
Suka dan duka kita hadapiSuaramu wahai Natsir, suara kaum-mu
Kemana lagi, Natsir kemana kita lagi
Ini berjuta kawan sepaham
Hidup dan mati bersama-sama
Untuk menuntut Ridha IlahiDan aku pun masukkan
Dalam daftarmu …….!

Jalan Istiqomah yang dilalui dalam setiap jejak pergerakan dan perjuangan buya hamka untuk memajukan kaumnya merupakan rintisan yang seharusnya bisa diteruskan dari generasi ke genarasi. Benarkah ?!?!

Bagi Saudara-Saudara Muslim Yang Ingin memperoleh E-Book  tersebut secara lengkap dan gratis silahkan di download di sini. atau disini Jangan lupa kasih comment ya…

Ceramah Buya Hamka Lainnya dalam Format MP3 dapat di Download disini :

1. Cinta dan Cemburu ( 5,3 Mb )

2. Dari Gelap Menuju Terang ( 3,7 Mb )

3. Haus  ( 4,01 Mb )

4. Hidup Sesudah Mati ( 5,2 Mb )

5. Pegangan Hidup ( 4,2 Mb )

Semoga Bermanfaat..Aminnnn
(Review oleh Drs. Matrisoni)

Permohonan Si Kaya dan Si Miskin

QUR_AN3Nabi Musa AS memiliki ummat yang jumlahnya sangat banyak dan umur mereka panjang-panjang. Mereka ada yang kaya danjuga ada yang miskin. Suatu hari ada seorang yang miskin datang menghadap Nabi Musa AS. Ia begitu miskinnya pakaiannya compang-camping dan sangat lusuh berdebu. Si miskin itu kemudian berkata kepada Baginda Musa AS, “Ya Nabiullah, Kalamullah, tolong sampaikan kepada Allah SWT permohonanku ini agar Allah SWT menjadikan aku orang yang kaya. Nabi Musa AS tersenyum dan berkata kepada orang itu, “saudaraku, banyak-banyaklah kamu bersyukur kepada Allah SWT. Si miskin itu agak terkejut dan kesal, lalu ia berkata, Bagaimana aku mau banyak bersyukur, aku makan pun jarang, dan pakaian yang aku gunakan pun hanya satu lembar ini saja”!. Akhirnya si miskin itu pulang tanpa mendapatkan apa yang diinginkannya. Beberapa waktu kemudian seorang kaya datang menghadap Nabi Musa AS. Orang tersebut bersih badannya juga rapi pakaiannya. Ia berkata kepada Nabi Musa AS, “Wahai Nabiullah, tolong sampaikan kepada Allah SWT permohonanku ini agar dijadikannya aku ini seorang yang miskin, terkadang aku merasa terganggu dengan hartaku itu. Nabi Musa AS pun tersenyum, lalu ia berkata, “wahai saudaraku, janganlah kamu bersyukur kepada Allah SWT. Ya Nabiullah, bagaimana aku tidak bersyukur kepada Alah SWT?. Allah SWT telah memberiku mata yang dengannya aku dapat melihat. Telinga yang dengannya aku dapat mendengar. Allah SWT telah memberiku tangan yang dengannya aku dapat bekerja dan telah memberiku kaki yang dengannya aku dapat berjalan, bagaimana mungkin aku tidak mensyukurinya”, jawab si kaya itu. Akhirnya si kaya itu pun pulang ke rumahnya. Kemudian terjadi adalah si kaya itu semakin Allah SWT tambah kekayaannya karena ia selalu bersyukur. Dan si miskin menjadi bertambah miskin. Allah SWT mengambil semua kenikmatan-Nya sehingga si miskin itu tidak memiliki selembar pakaianpun yang melekat di tubuhnya. Ini semua karena ia tidak mau bersyukur kepada Allah SWT.